YAKOBUS 3:9-12″PERKATAAN adalah cermin PRIBADI”

  YAKOBUS 3:9-12  “PERKATAAN adalah cermin PRIBADI”

Dari pembacaan Firman Tuhan ini dapatlah kita tarik suatu kesimpulan..bahwa apa yang keluar dari mulut yaitu perkataan,bisa menjadi satu tolak ukur bagi pribadi yang berkata-kata,menjadi petunjuk pribadinya,jadi baik buruknya seseorang  bisa dilihat dari perkataannya.

Bisa dijelaskan bahwa perkataan itu laksana air yang keluar dari sumbernya,dan tidak mungkin jika sumber itu pahit,maka air yang keluar itu tawar,demikian juga sebaliknya,dari mulut kita bisa keluar berkat atau kutuk tergantung pada sumbernya adalah HATI.

Jadi yang perlu kita jaga adalah HATI,karena dari hati inilah sumber kehidupan,dari hati yang baik pasti ada pembelaan dari Tuhan,inilah pentingnya kita menjadi umat Tuhan.

Amsal 4:23“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”

Markus 7:20-22….Firman Tuhan ini ditujukan kepada orang-orang Farisi dan ahli Taurat,dimana sebenarnya mereka adalah mengerti tentang Firman Tuhan,dan mempunyai kedudukan yang penting dalam keagamaan,tetapi Firman itu tidak masuk kedalam hati,sehingga hati mereka tetap kotor,dan yang keluar juga hal-hal yang tidak baik,mereka selalu ingin menjatuhkan Yesus dengan pertanyaan-pertanyaan yang dibuat seolah-olah berdasarkan FA,padahal hati mereka di penuhi dengan kebencian dan kedengkian.

Amsal 27:3-4..Batu Batu adalah berat dan pasirpun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.4  Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?

Dari Firman Tuhan ini kita bisa mengerti bahwa hati yang ada kepahitan itu beratnya lebih dari batu apalagi pasir,sebab  itu janganlah biarkan hati kita terus menerus ada rasa kepahitan hati..kalau itu dibiarkan akan berakhir seperti Esau(Ibrani 12:15-17), jika seseorang mempunyai rasa sakit hati dan diterima oleh orang lain,sehingga yang menerima itu menjadi sakit hati juga,maka baik yang membuat sakit hati dan yang terjangkit sakit hati adalah sama-sama bodoh,dan kedua-duanya sama-sama rugi,tetapi biar disakiti,jika yang dituju itu tetap memilki hati yang bersih,maka Tuhan yang menjadi pembelanya,seperti Musa yang disakit oleh kata-kata Miryam,maka Tuhanlah yang menghukum Miryam(Bilangan 12:1-16).

Cara yang terbaik dari menjaga hati adalah tidak menjauhkan diri dari  kasih karunia yang dibuktikan dengan korban Kristus,yang kita terima lewat Firman Tuhan,itu berarti  kita ijinkan Yesus menguasai hati kita,sebab dengan demikian kita bisa menyuarakan suara Yesus Kristus yang menguasai hidup kita,sehingga perkataan kita nantinya dapat dipertanggung jawabkan dan pasti berakhir dengan indah,karena Yesus menguasai hati kita (1 Petrus 3:15-16).

Jika kata-kata kita bisa menjadi berkat,maka kata-kata itu pasti tidak akan mudah dilupakan oleh orang lain,karena kata-kata itu bisa menjadi penyemangat bagi yang menerimanya.

  Pengkhotbah 12:11 “Kata-kata orang berhikmat seperti kusa dan kumpulan-kumpulannya seperti paku-paku yang tertancap, diberikan oleh satu gembala.” Lakukanlah!!!! Tetap semangat (AS).hati yang gembira

About these ads
By anangsugeng Posted in Khotbah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s