CIPTAAN BARU YANG MENYELAMATKAN

GALATIA 6:11-18

 

          Berbicara tentang hal bersunat dan tidak bersunat ,berarti  kita berbicara tentang ciptaan baru,dan yang diperlukan adalah hal yang rohani bukan hal yang jasmani,sebab yang jasmani  itu tidak berkaitan dengan keselamatan.

         Dengan bersunat hati,kita menjadi ciptaan baru berarti kehidupan lama kita benar-benar ditutup oleh kuasa darah Kristus,berarti kita tidak hidup zaman Taurat tetapi hidup dalam kemurahan Tuhan,dan kerohanian itu harus terus diperbaharui sampai kita menjadi sama dengan Kristus.

          Kolose 3:9-10.

         Kita yang sudah mengenal Kristus harus terus diperbaharui menurut wujud khalikNya,ini harus kita sertai dengan merelakan diri membuang apa yang dibelakang kita,seperti kata Paulus dalam (Pilipi 3:7-11),menganggap rugi segala sesuatu yang dahulu dianggap untung.

                Beberapa hal untuk kita bisa berubah:

1.       1 Yohanes 2:3-6..Kita harus mengenal Kristus dengan benar,melalui melakukan segala perintahNya,FirmanNya karena Firman Tuhan adalah pribadiNya Yesus sendiri,maka dengan melakukan FA,kita seperti benar-benar mengenal pribadiNya,semakin melakukan semakin kita lebih dalam mengenal Tuhan Yesus.Tanpa melakukan Firman kita bisa disebut pendusta,dan cara melakukan Firman Tuhan adalah mendengar dfengan baik, memperhatikan, merenung kan,dan baru melakukan dan memberitakan Firman Tuhan itu.

2.       Percaya akan kuasa kebangkitan Nya,dengan percaya akan kebangkitanNya berarti percaya bahwa Yesus telah memenangkan kita dari maut(musuh terakhir manusia),janganlah sampai kita teringat akan dosa-dosa lama kita,karena kita harus yakin bahwa dosa tersebut telah diampuni Tuhan Yesus,oleh sebab itu kita harus melupakan apa yang ada dibelakang kita dan mengarahkan terus pandangan kita kedepan yang menjadi gembala dan yang memenangkan kita dalam segala perkara.

3.       Bersekutu dengan penderitaan Yesus,yaitu dengan menanggalkan apa yang menjadi kebanggaan kita dahulu,baik itu reputasi dll,dan harus mengosongkan diri seperti Yesus.

      Saudaraku..untuk menjadi serupa dengan Yesus kita harus mempunyai ketiga sikap diatas,jangan sampai kita mundur selangkahpun saat mengalami ujian,semakin banyak ujian yang kita terima saat kita mengikut Yesus,semakin banyak belajar kepada Yesus dan semakin kita dekat dengan pribadiNya,dan pastui diberikan kekuatan kepada kita,mari kita buktikan kesetiaan kita kepada Tuhan Yesus dengan terus berpengharapan dan sukacita dalam segala pencobaan karena kita tahu dukacita itu hanya sementara sedangkan sukacita yang kita terima adalah kekal,(1 Petrus 1:6-8)Tetap semangat(AS).

 

 

About these ads
By anangsugeng Posted in Khotbah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s